12 Mar 2010

BAGI Anda pencinta peppermint, Anda mungkin akan terkejut ketika mengetahui bahwa peppermint memiliki banyak manfaat. Dengan rasa mint-nya yang segar, peppermint memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Peppermint telah digunakan untuk keperluan obat-obatan selama bertahun-tahun. Peppermint terkenal ampuh meredakan sakit perut, dan sering kali digunakan sebagai bahan utama dalam minuman hangat seperti teh. Peppermint juga merupakan obat ideal untuk menghilangkan rasa sakit kepala.

Jadi, jika Anda pencinta obat-obatan tradisional, maka sudah seharusnya Anda menyimpan bahan yang satu ini ke dalam dapur Anda.

Menurut berita yang dilansir Carefair, Selasa (9/2/2010), manfaat lain dari peppermint dapat membantu pencernaan, bahkan dapat mengurangi gejala sindrom iritasi usus besar, serta memperlambat pertumbuhan jamur dan bakteri tertentu.

Cara terbaik untuk mendapatkan beragam manfaat penuh dari peppermint adalah dengan membeli daun peppermint segar dan mengolahnya menjadi teh yang bisa Anda nikmati bersama keluarga saat santai.

Jika Anda tertarik, Anda hanya membutuhkan sekira 1-2 sendok teh daun peppermint kering. Tambahkan air panas ke daun, kemudian tutup cangkir Anda dan biarkan selama sekitar 10 menit. Setelah itu, saring ramuan tersebut dan Anda bisa menikmati teh peppermint buatan sendiri.

Sayangnya, jika Anda, berharap mengonsumsi sekantong permen beraroma peppermint akan memberikan efek yang sama seperti daun peppermint, Anda tentu akan kecewa. Peppermint pada umumnya dapat memberikan beberapa manfaat. Sedangkan peppermint dalam bentuk permen biasanya tidak banyak mengandung sifat alami.

Jadi, jika Anda sedang mengalami sakit perut, dan ingin meredakan rasa sakit ini, pastikan untuk memilih secangkir penuh teh peppermint karena lebih berguna daripada mengonsumsi permen peppermint.
COKELAT, makanan berlemak, pemanis buatan dan makanan berbahan dasar kanji merupakan semua jenis makanan yang menjadi tersangka bagi kemunculan jerawat. Walaupun kebenarannya masih banyak kontroversi.

Perubahan hormon, termasuk perubahan yang terjadi di awal masa puber, menjadi pemicu jerawat. Hormon testosteron memperluas dan mempengaruhi kelenjar karena banyaknya produksi minyak di dalam tubuh dan akumulasi dari bakteri. Reaksi ini diperburuk oleh stres dan siklus haid.

Penelitian dari US University of Pennsylvania dan US Naval Academy melaporkan bahwa proses pencernaan dalam mengonsumsi coklat dalam jumlah banyak tidak berpengaruh terhadap munculnya jerawat.

Studi terakhir menunjukan bahwa kandungan dalam coklat berhubungan dengan rosacea atau jenis jerawat pada orang dewasa. Tetapi keakuratan kasus dalam munculnya jerawat karena coklat tidak bisa dipastikan.

Sedangkan untuk makanan berlemak, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa makanan berlemak berkaitan dengan penyebab munculnya jerawat. Tetapi bila Anda menemukan makanan yang dapat memperburuk masalah jerawat Anda, sebaiknya Anda hapus dari daftar konsumsi harian.

Studi terakhir yang diselenggarakan US Colorado State University mengungkapkan, karbohidrat yang berasal dari makanan kemasan dan makanan yang diproses tingkat tinggi seperti roti, pizza, cake dan kue kering, menyebabkan berbagai macam reaksi di dalam tubuh yang akan meningkatkan produksi jerawat. Ini disebabkan adanya bakteri di dalam makanan tersebut.

Penelitian itu menemukan bahwa makanan menyebabkan tubuh memproduksi insulin dalam tingkat tinggi. Jenis makanan ini bertanggung jawab pada hormon lelaki dalam masalah jerawat.
BELAKANGAN ini Anda sering buang air kecil hingga rasanya di luar kebiasaan? Anda patut curiga, jangan-jangan prostat mulai bermasalah. Lantas, adakah makanan tertentu yang terbukti menjaga kesehatan prostat?

Prostat adalah sebuah kelenjar kecil sebesar buah kenari yang membungkus bagian atas uretra, saluran pembuangan yang berasal dari kandung kemih. Organ ini berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan sperma agar tetap sehat.

Seiring pertambahan usia, prostat mudah terinfeksi dan terserang penyakit. Pembengkakannya pun bisa mengganggu proses buang air kecil. Selain sering buang air kecil, gejala lainnya, yakni darah dalam air kemih, sulit pada awal buang air kecil, dan aliran yang lambat.

Risiko pembesaran prostat, juga disebut benign prostatic hyperplasia (BPH), meningkat sekira 4 persen selama setahun pada pria setelah usia 55 tahun. Dan pada usia 60 tahun, setengah dari pria akan mengalami BPH. Angka itu melonjak hingga 95 persen pada usia 85 tahun. Demikian fakta yang dikutip okezone dari Mayo Clinic.

Sebuah artikel yang dirilis Mayo Clinic melihat efek diet dan suplemen untuk kesehatan prostat. Artikel mengungkap bahwa faktor gaya hidup berikut bermanfaat untuk menjaga kesehatan prostat, di antaranya:

· Aktivitas fisik tingkat tinggi dan tidak ada "belly fat".

· Diet rendah lemak

· Lima atau lebih porsi sayuran sehari

Selain itu, artikel tersebut juga menyebutkan beberapa nutrisi spesifik, seperti:

· Vitamin C dari sayuran dikaitkan dengan risiko rendah BPH. Sayuran tinggi vitamin C, termasuk paprika, brokoli, kubis Brussel, kembang kol, kale, dan tomat atau jus sayuran.

· Makanan yang tinggi kandungan zinc juga bermanfaat, meliputi kerang, kepiting, kacang panggang, bebek, domba, dan daging sapi.

Asupan buah yang tinggi tidak memengaruhi risiko BPH. Beberapa penelitian menunjukkan, peningkatan risiko BPH semakin tinggi pada pria yang mengonsumsi daging merah setiap hari dibanding pria yang hanya makan sekali seminggu.

Tapi, penelitian lain menemukan bahwa penurunan risiko BPH terjadi pada pria dengan asupan protein total yang tinggi. Artikel tersebut tidak menemukan bukti bahwa suplemen makanan atau herbal berguna dalam mencegah atau mengobati BPH. Para pria, prostat sehat adalah alasan Anda untuk segera olahraga, menghindari obesitas, makan sayuran, dan menjaga asupan lemak rendah.

GEMAR menyeruput teh hijau? Ya, teh yang satu ini memang pro kesehatan. Sebut saja kegunaannya, membuat kulit awet muda dan kencang, hingga menangani masalah serius, seperti glaukoma.

Rupanya, antioksidan dalam teh hijau tidak hanya sebagai antipenuaan saja, tapi menyehatkan saluran pencernaan, hingga jaringan mata.

Ya, berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap tikus percobaan yang meminum teh hijau bisa dilakukan analisis terhadap jaringan mata. Terbukti, mata mereka sehat.

Dan hal ini diklaim bahwa teh hijau mampu mencegah glaukoma, merusak saraf optik dan menyebabkan hilangnya penglihatan. Bahkan, antioksidatif ini bertahan hingga 20 jam lho!

9 Mar 2010


MINYAK zaitun, mungkin tidak terdengar begitu akrab dibandingkan minyak kelapa, ataupun minyak jagung. Namun, tahukah Anda bahwa minyak zaitun memiliki manfaat baik bagi kesehatan serta kecantikan?

Orang yang mengonsumsi minyak zaitu secara teratur, disinyalir dapat terhindar dari risiko kanker. Hal ini diungkap lewat penelitian yang melibatkan 182 partisipan. Penelitian yang dilansir Reuters, Selasa (9/3/2010), menemukan bahwa kandungan minyak zaitun terbukti dapat mengurangi kadar hasil metabolik sekunder, salah satu faktor pemicu sel kanker. Oleh sebab itu, para peneliti menganjurkan masyarakat agar mengonsumsi minyak zaitun

“Minyak zaitun mengandung phenol yang dipercaya merupakan antioksidan pencengah kanker,” kata Dr Henrik E Poulsen dari University of Copenhagen, Denmark. Ia juga sangat menganjurkan untuk mengganti penggunaan mentega, dengan minyak zaitun.

Selain sebagai makanan pencegah kanker, minyak zaitun juga memiliki khasiat untuk kecantikan kulit. Vitamin E yang terkandung di dalamnya dapat menjaga elastisitas kulit. Kandungan minyak jenuh di dalamnya juga sangat bermanfaat untuk menghilangkan noda hitam pada kulit. Dengan rajin mengonsumsi minyak zaitun setiap hari, maka kulit akan terasa lebih kencang dan halus.

Bukan hanya itu manfaat minyak zaitun. Kandungan omega-9 di dalamnya dapat menekan tingkat kolesterol jahat (Low Density Lipoprotein/LDL), dan menaikkan kadar kolesterol baik (High Density Lipoprotein/HDL). Itulah alasan mengapa penderita penyakit kolesterol dan jantung, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi minyak zaitun setiap hari.

4 Mar 2010


IMEJ tubuh dan berat badan menjadi masalah kebanyakan wanita. Dan ternyata, remaja juga tidak berbeda. Isu tersebut mereka tampakkan dalam berbagai cara, termasuk perilaku makan sehari-hari.

Gizi memengaruhi segala sesuatu, mulai dari penampilan hingga kemampuan belajar. Gizi secara sederhana difungsikan sebagai apa yang membuat kita tetap hidup, namun sebenarnya, artinya lebih jauh dari itu. Demikian seperti okezone kutip dari Sheknows.

Kebutuhan gizi bayi menjadi perhatian besar banyak orangtua. Sayangnya, seiring usia bertambah, perhatian mulai luntur. Saat mereka menginjak sekolah hingga remaja, orangtua tak lagi memberi perhatian yang sama.

Kebanyakan berpendapat, anak bebas mengonsumsi apapun jenis makanan yang diinginkan. Akibatnya, anak dan remaja obesitas banyak ditemui di sekitar kita. Padahal, pemahaman tentang gaya hidup sehat dan diet seimbang penting bagi remaja untuk mencegahnya dari perilaku berisiko dalam mengendalikan berat badannya.

Perilaku makan berisiko

Bahkan remaja yang menganggap tubuhnya langsing, mereka tetap diet, memuntahkan kembali makanan (bulimia), kehilangan selera makan sama sekali (anoreksia), ataupun menggunakan obat pencahar untuk menjaga atau menurunkan berat badan sesuai ambisinya. Masalahnya adalah perilaku ini memengaruhi keseimbangan nutrisi dalam tubuh remaja yang masih dalam masa tumbuh tulang dan otak. Perilaku berisiko ini memiliki konsekuensi jangka panjang maupun jangka pendek.

Remaja butuh bimbingan

Seperti isu-isu lain, anak remaja Anda belum cukup tumbuh, sehingga masih memerlukan perhatian dan bimbingan. Antara kebimbangannya dalam pengambilan keputusan tentang minat dan perasaan, remaja membutuhkan orangtua untuk memberikan masukan tentang gizi seimbang dan tetap aktif secara fisik. Anak-anak perlu diingatkan bahwa makan sehat adalah salah satu keterampilan hidup.

Tetap waspada

Perubahan perilaku anak Anda tentang makan dan makanan, seperti halnya perilaku berisiko lainnya, menyampaikan sinyal bahwa Anda harus tetap memerhatikannya. Waspada terhadap penampilan, suasana hati, dan asupan makanannya.

Dan seperti perilaku lain, metode pendekatan “role model” adalah cara tepat mengajarkan mereka tentang keseimbangan makan dan pengendalian berat badan yang sehat. Sebagai orangtua, Anda harus terus peduli untuk membantu mereka belajar membuat keputusan yang baik.

MENGONSUMSI makanan sehat tak hanya memberikan energi dan stamina yang baik bagi tubuh. Namun, Anda juga dapat lebih bijak dalam memilih makanan yang dapat membuat tubuh senantiasa ideal.

Bila selama ini Anda kurang cerdas dalam memilih makanan sehat, maka saatnya untuk menyimak deretan makanan yang diperlukan tubuh.

Untuk mengetahuinya, berikut pemaparan dari Yahoo:

Sayuran berwarna hijau

Ahli medis menyebutkan, sayuran berwarna hijau merupakan salah satu makanan dari keajaiban alam. Sayuran berdaun hijau kaya akan zat gizi seperti asam folat dan vitamin A dan C, yang dapat mengurangi risiko kanker. Dengan satu cangkir daun hijau gelap per hari, Anda bisa mencegah kemungkinan terkena diabetes dan hipertensi.

Kacang-kacangan

Banyak ahli gizi merekomendasikan kacang-kacangan seperti almond, kacang mede, dan kenari karena tinggi kandungan serat alami. Serat memperlambat proses pencernaan, menjaga rasa lapar, dan bisa menjadi makanan ringan di sore hari.

Bawang


Studi menunjukkan, makan bawang putih secara teratur dapat mengurangi gejala asma dan risiko kanker perut. Menambahkan bawang ke sup dan tumisan hidangan Anda, akan memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi keluarga.

Whole grains

Butir-butir halus seperti nasi putih dan pasta telah kehilangan 90 persen dari nilai gizinya melalui proses penyulingan. Tapi, seolah-olah hal ini belum cukup menjadi alasan agar Anda beralih memilih biji-bijian seperti beras merah, quinoa, dan seluruh gandum sebagai makanan harian Anda dan keluarga.

Baru-baru ini, sebuah studi menunjukkan, makanan yang kaya gandum sebenarnya dapat mengurangi lemak yang tersimpan di perut bagian bawah. Sehingga tak usah heran jika banyak orang mengonsumsi beras merah atau gandum, namun tetap memiliki perut ramping dan rata.

Yogurt

Memasukan yoghurt menjadi makanan untuk menemani rutinitas Anda sehari-hari dapat meningkatkan pencernaan Anda. Tentu saja, jika Anda mengonsumsinya dengan cara yang benar. Periksa daftar label, bila terdapat label "active cultures" untuk memastikan Anda mendapatkan probiotik yang sehat.

Memilih yoghurt probiotik yang kaya vitamin D juga merupakan salah satu upaya untuk mencegah osteoporosis.