7 Jul 2010
06.41 by Khairul Rizki
ORANG yang panjang umur ternyata memiliki gen tertentu yang diwariskan. Meski begitu, belum bisa ditentukan secara medis siapa-siapa saja orang yang akan berumur panjang atau tidak.
Usia manusia memang rahasia terbesar Tuhan. Namun, tidak ada salahnya kita sebagai manusia berusaha ”memperpanjangnya” karena Tuhan sendiri masih memberi kesempatan kepada manusia untuk mengubah takdir. Ilmu kedokteran sejak lama telah mengetahui beragam trik dan metode untuk memperlambat penuaan.
Ternyata hal itu karena kebiasaan sehari-hari yang memengaruhi kesehatan. Kebiasaan sarapan pagi dan naik tangga misalnya, tanpa Anda sadari turut berperan memperbaiki kesehatan. Kebiasaan ini terkesan sepele, tapi seiring waktu, manfaat kebiasaan kecil seperti ini akan terkumpul. Jadi, dengan menjaga kebiasaan sehat, Anda bisa memperpanjang angka harapan hidup.
Namun, sejumlah ilmuwan dari Amerika Serikat yang melakukan penelitian terkait silsilah keluarga dan gaya hidup telah menemukan gen yang ”bertanggung jawab” pada umur panjang manusia. Mereka mendapatkan orang yang hidup hingga 100 tahun atau lebih ternyata memiliki kesamaan gen. Akurasi penemuan ini mencapai 77 persen.
Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam edisi online jurnal ”Science” pada Kamis (1/7), peneliti berusaha memahami bagaimana seseorang bertahan hidup hingga usia tua. Dalam laporannya, sejumlah variasi genetik yang sama ternyata berada dalam diri mereka.
Meski terkait genetik, jangan langsung menghentikan upaya Anda untuk diet dan berolahraga. Bukan berarti hasil penelitian ini bisa menentukan siapa-siapa saja yang bisa panjang umur atau tidak. Karena, menurut Paola T Sebastiani dan Thomas Perls dari Boston University, Amerika Serikat yang masuk dalam tim peneliti, gaya hidup sehat dan faktor lain juga signifikan dalam memengaruhi umur panjang.
Perls menyatakan, kemungkinan hasil penelitian ini bisa mendeteksi siapa saja yang akan lebih rentan terhadap penyakit tertentu. Atau, bisa jadi membantu memberikan panduan proses terapi bagi mereka. Dalam studi ini, peneliti mengamati gen dari 1.055 orang dari ras Kaukasia yang lahir antara 1890 dan 1910, lalu dibandingkan dengan 1.267 orang lainnya yang lahir kemudian.
Dengan mempelajari tanda-tanda genetika, akhirnya para peneliti mampu memprediksi kelompok gen sama yang berasal dari orang yang berusia 100 tahun atau lebih, dengan akurasi hingga 77 persen. ”Sebesar 77 persen akurasi yang sangat tinggi untuk model genetika yang sama,” kata Sebastiani. ”Tapi ada 23 persen tingkat eror yang menunjukkan ada banyak hal yang masih harus ditemukan,” lanjutnya seperti dikutip Associated Press.
Terlepas dari kondisi lingkungan dan sejarah kesehatan seseorang, gen ini terbukti mampu bekerja secara kompleks untuk memberikan usia panjang. Peneliti menamai model unik genetika termasuk 150 variannya dengan sebutan single nucleotide polymorphisms (SNPs).
Dalam penelitian, partisipan dibagi dalam 19 kelompok dengan tanda genetika berbeda yang ditemukan dalam tubuh mereka. Beberapa gen memiliki korelasi dengan bertahan hidup lebih lama, sementara gen yang lain berfungsi menunda timbulnya penyakit yang berkaitan dengan usia seperti demensia.
”Kami menemukan fakta bahwa apa yang memengaruhi panjang umur bukanlah kurangnya kaitan berbagai penyakit, namun keberadaan varian protektif,” tuturnya. Selain itu, 40 persen dari manula yang berusia lebih dari 110 tahun itu memiliki tiga varian genetika tertentu yang sama. Perls mengingatkan bahwa persoalan ini adalah teka-teki genetika yang sangat kompleks.
”Kami masih, sedang, dan terus akan mencari tahu pola apa yang diatur oleh gen baru ini,” katanya. ”Saya melihat kompleksitas teka-teki ini dan merasa bahwa (hasil penelitian) ini tidak akan mengarah pada pengobatan yang akan membuat orang menjadi panjang umur,” katanya.
Tetapi, lanjut dia, penelitian ini dapat membantu dalam mengembangkan strategi dan pelacakan yang akan membantu menemukan perawatan apa yang akan dibutuhkan untuk mencegah ancaman penyakit. Studi yang dimulai sejak 1995 ini memang hanya fokus pada orang dengan ras Kaukasia.
”Jadi, sebab-musabab dari umur panjang telah terkuak. Ternyata gen juga memainkan peran,” kata Dr Kenneth S Kendler dari Department of Human and Molecular Genetics di Virginia Commonwealth University, Amerika Serikat.
24 Mar 2010
18.13 by Khairul Rizki
MANAJEMEN Rumah Sakit di Indonesia tergolong masih buruk. Perlu adanya metode pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi yang bisa memaksimalkan pelayanan pada pasien.
Malapraktik, komplain pasien yang berujung dengan penuntutan dan tingginya biaya perawatan, masih menjadi persoalan yang mendera layanan kesehatan terutama rumah sakit di Tanah Air. Buruknya manajemen pencatatan dan pelaporan ditengarai menjadi salah satu pemicunya.
Padahal, informasi klinis pasien dan perkembangannya setiap waktu sangatlah penting. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memerintahkan rumah sakit di seluruh dunia teratur mencatat dan melaporkan tolok ukur inti kualitas serta menggunakannya untuk meningkatkan proses dan hasil perawatan terhadap pasien.
“Menganalisis jumlah pasien dan informasi klinis sangat diperlukan banyak rumah sakit untuk memahami kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien,” kata Andy David, Healthcare Industry Principal, SAP Asia Pasifik-Jepang, sebuah penyedia jasa perangkat lunak manajemen layanan kesehatan.
Dalam menganalisis kebutuhan, terang dia, tim rumah sakit perlu mengambil data dari berbagai sistem klinis, administratif, dan keuangan untuk mengumpulkan informasi yang berkualitas. Karena itu, SAP menghadirkan sebuah solusi business intelligence untuk manajemen kualitas di bidang kesehatan.
Solusi dari aplikasi yang dinamakan SAP BusinessObjects ini akan mengoptimalkan proses pengumpulan data dan pelaporan dari seluruh sistem operasi organisasi. Dengan begitu, membantu organisasi tersebut untuk mendapatkan wawasan pada tingkat yang baru untuk mengenali area potensi peningkatan kualitas.
”Persembahan solusi terbaru SAP BusinessObjects bisa membantu mengubah kegiatan pengumpulan data yang terfragmentasi menjadi efektif, otomatis sejalan dengan kegiatan perusahaan.
Pengembangan ini menggunakan model data yang ditanamkan, yang dirancang untuk mendukung ‘wawasan yang dapat ditindaklanjuti’ khusus di bidang kesehatan,” tandas Andy.
Andy menuturkan, model pencatatan ini juga memungkinkan rumah sakit segera memahami tingkat kualitas yang mereka berikan kepada pasien dan potensi penyebab dari berbagai masalah, sekaligus pendekatan terbaik yang dibutuhkan dalam menanggulangi masalah tersebut.
“Dengan solusi ini, organisasi kesehatan dapat mengotomasi pengumpulan data dan menganalisis kualitasnya, meningkatkan keefisiensian serta memungkinkan staf untuk memfokuskan diri pada hal yang paling penting, yaitu memberikan perawatan yang berkualitas tinggi terhadap pasien,” terangnya.
Doktor Kenneth Thean, Vice President Information Technology Parkway Health, sebuah grup jaringan rumah sakit terkemuka di Singapura yang telah menerapkan solusi bisnis ini, menyatakan SAP BusinessObjects mampu meningkatkan wawasan yang lebih luas dalam kegiatan operasional internalnya.
Dia mengaku, Parkway telah mampu secara cepat dan mudah dalam memahami masalah-masalah yang mungkin terjadi, serta dapat mengambil tindakan yang sesuai sesegera mungkin. “Di tempat kami, menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi merupakan bagian dari misi utama kami. Solusi dari SAP BusinessObjects bisa membantu kami dalam mengetahui ukuran kualitas layanan kami,” imbuhnya.
Thean menuturkan, SAP mampu menciptakan transparansi dalam indikator kinerja kunci, dan hasilnya adalah panel kontrol intuitif yang bisa menghasilkan keputusan yang cepat. Selama ini, departemen peningkatan kualitas dalam organisasi kesehatan sering kali terdiri atas tim kecil yang bekerja secara turun-temurun yang ketinggalan zaman.
Secara garis besar, penawaran yang dikonfigurasi serta terintegrasi dari SAP BusinessObjects ini menarik data seperti informasi perawatan pasien, informasi administrasi, serta informasi keuangan dari berbagai sistem back-end lama yang terdapat dalam seluruh bagian organisasi kesehatan tersebut.
Sistem ini kemudian menggabungkan dan meringkas tolok ukur inti berdasarkan data tersebut, dan membuat laporan standar sesuai dengan permintaan untuk memberikan penyajian terpadu dari organisasi secara keseluruhan.
Dengan tingkat kemudahan untuk melihat yang baru ini, para administrator rumah sakit dapat memahami dan dengan cepat menangani akar penyebab ketidakefisienan, meningkatkan perawatan dan keselamatan pasien, serta melaporkan tolok ukur kepada badan pemerintahan dengan tingkat keakuratan dan kecepatan yang lebih tinggi.
18.11 by Khairul Rizki
GIGI sehat mampu mendongkrak penampilan. Pasalnya, senyuman indah erat kaitannya dengan gigi sehat, putih, berderet rapi, dan kuat.
Membersihkan gigi secara rutin dan memeriksakan kesehatan gigi, serta membatasi makanan yang mengandung gula berlebih merupakan salah satu cara yang wajib Anda lakukan. Namun tak hanya itu saja, makanan yang Anda makan pun berpengaruh pada kesehatan gigi Anda.
Jika Anda ingin memiliki gigi sehat, ada beberapa daftar makanan yang harus Anda hindari dan yang boleh Anda konsumsi. Berikut ulasan singkat dari Carefair:
Daftar makanan yang wajib Anda hindari adalah permen
Permen menempati posisi puncak makanan yang harus Anda hindari. Beberapa jenis permen tertentu memberikan efek lebih buruk pada gigi. Mengemut permen dengan kuat atau mengunyah permen manis sepanjang sore hari merupakan hal terburuk yang pernah Anda lakukan karena bisa merusak gigi. Kandungan gula dari permen tersebut akan tetap menempel pada gigi dalam durasi waktu yang cukup lama, dan ini tentu saja menjadi penyebab utama kerusakan gigi.
Oleh karena itu, Anda bisa mengganti permen dengan sepotong keju atau sepotong permen karet bebas gula. Keju yang kaya akan kalsium juga merupakan salah satu kandungan yang dibutuhkan oleh gigi dan gusi, serta dapat meningkatkan air liur dalam mulut Anda untuk menetralkan asam yang tertinggal dari makanan manis yang Anda makan.
Makanan yang patut Anda konsumsi
Makan sehat pun bisa berkontribusi pada senyuman indah Anda. Makanan yang mengandung antioksidan juga berperan memperkuat gusi gigi tetap sehat dan mencegah berkumpulnya plak pada gigi. Vitamin C, coenzim Q10 dan flavanoids merupakan kandungan yang baik untuk sebuah senyum sehat karena mereka berfungsi melindungi gusi dari kerusakan.
Senyum Anda merupakan aset paling penting. Anda bisa menjaganya dengan memilih makanan yang tepat, dan Anda akan terlihat lebih mengesankan dengan gigi sehat dan senyum yang lebih indah. Miliki deretan gigi indah bak mutiara sekarang juga.
22 Mar 2010
04.14 by Khairul Rizki
DR William James, Father of America psychology mengatakan, We can alter our lives by altering our altitudes (Manusia dapat mengubah sikap dan cara berpikirnya). Orang yang terbiasa berpikir positif selalu menemukan solusi-solusi cerdas. Sebab pikiran yang positif dapat bekerja secara sederhana, mencari ide dan segala kemungkinan untuk berhasil.
Berikut ini adalah 10 sikap positif di saat sulit, di mana langkah-langkah ini merupakan upaya menyikapi kegagalan ataupun permasalahan yang sedang kita hadapi. Yakinlah bahwa di balik sulitnya perjuangan menuju segala hal positif itu ada hikmahnya. Berikut hikmah yang bisa diambil:
Positif merupakan pilihan
Dalam hidup ada kesuksesan, ada bahagia-duka dan ada kesuksesan-kegagalan. Ini merupakan hukum alam. Tapi apapun yang menimpa kita pada saat ini, merupakan efek dari apa yang telah kita pilih dan lakukan di masa lalu. Begitupun sikap positif adalah pilihan dan bukan warisan yang serta merta bisa dimiliki oleh setiap orang tanpa melalui proses perenungan dan usaha keras. Ingat bahwa Anda akan menjadi apa yang Anda pikirkan.
Yakin mencapai tujuan
Keyakinan merupakan pondasi. Keyakinan akan melahirkan kekuatan yang berlipat ganda untuk melakukan tindakan konkrit sebagai wujud dari sebuah proses panjang kesuksesan. Ketika kita mempunyai sebuah mimpi, kemudian kita membuat sebuah perencanaan dan akhirnya kita melakukan sebuah tindakan. Namun tindakan itu akan tidak maksimal bila tidak disertai dengan keyakinan akan sebuah kesuksesan.
Perubahan tidak dapat dihindari
Seorang filsuf Yunani berkata bahwa tak ada yang abadi di dunia ini. Segalanya berubah dan akan selalu berubah. Bisa disimpulkan bahwa perubahan itu sendirilah yang abadi. Tak dapat ditawar-tawar lagi. Jika ilmu yang kita miliki hanya itu-itu saja maka kita sendiri yang akan tergilas dan pada akhirnya kalah bersaing dengan mereka yang selalu kreatif dan inovatif. Karena itu, mulailah perubahan untuk menjadi yang terbaik.
Kegagalan tidak sama dengan kehilangan
Gagal bukanlah akhir dari segalanya walau ia rasanya tidak enak, sakit, pahit dan malu. Tanyakan pada orang-orang sukses, apakah mereka pernah gagal dalam memperjuangkan apa yang diinginkan dalam hidupnya? Tentu jawabannya pernah. Mereka pasti belajar dari kegagalan, memahami dan manganalisa kesalahan apa sebenarnya yang telah membuatnya gagal. Dari sana mereka mencari cara untuk memperbaiki kesalahan tadi dan berusaha untuk menemukan formula yang lebih efektif guna mencapai kesuksesan.
Optimis
Belajar untuk selalu berterimakasih adalah hal bijak. Selalu berterimakasih lah pada saat kita letih dan lelah karena itu tandanya kita telah melakukan sebuah perbedaan. Saat kita terpuruk, hendaknya kita mampu untuk bercermin. Dengan bercermin kita akan tahu di mana letak kekurangan dan kelebihan kita. Namun hendaknya kita juga fokus pada kelebihan kita, sehingga kita optimis dan segera bangkit dari keterpurukan.
Tenang dalam berpikir
Santai, tenang, dan berfikir adalah ciri-ciri orang yang bekerja keras dengan cerdas, penuh strategi dan tepat sasaran. Mulailah dengan langkah-langkah kecil tanpa melupakan tujuan utama.
Praktikkan reaksi yang positif
Di dalam diri manusia terdapat perbedaan yang sangat tipis. Dan perbedaan itu adalah sikap. Namun perbedaan itu akan menjadi besar dan jelas ketika sikap tersebut menjadi positif atau negatif. Saat kita mempraktikkan reaksi yang positif maka segalanya akan menjadi positif atau negatif. Saat kita mempraktikkan reaksi yang positif maka segalanya akan menjadi lebih mudah. Justru ketika kita mempraktikkan reaksi yang negatif. Maka sesungguhnya kitalah yang bermasalah. Kalau nasi sudah menjadi bubur, maka fokuslah untuk mencari ayam, daun bawang dll. Sehingga tersaji bubur ayam yang enak dan lezat. Bukankah ini lebih menyenangkan?
Tak ada yang tak mungkin
Saat kita sudah bisa lebih tenang dan selalu positif dalam menghadapi segala bentuk situasi maka tidak ada yang tidak mungkin. Anda akan menjadi apa yang Anda pikirkan. Tidak ada tindakan yang positif itu merugi, akan ada hikmah di pengujung waktu. Tujuan bukan utama, yang utama adalah prosesnya. Ketika kita berproses dengan benar, dengan hati yang tulus dan penuh ketekunan, maka kesuksesan akan datang. Sukses itu berkaitan dengan proses. Dan proses berkaitan dengan waktu. Maka yakinlah bahwa Anda akan sukses. Karena sukses adalah hak setiap orang.
Mulai dari langkah kecil
Jangan pernah takut untuk bermimpi karena hari tak selamanya malam. Ada pagi hari untuk mengawali langkah-langkah kecil. Siang hari untuk melakukan hal besar. Dan sore hari untuk mengevaluasi diri. Sukses adalah pilihan. Diawali dengan sebuah impian, kemudian kita membuat perencanaan dan setelah itu kita melakukan sebuah tindakan sebagai wujud dari sebuah proses yang benar.
Komitmen
Jika Anda telah melakukan sembilan hal di atas, langkah berikutnya adalah komitmen yang harus dijaga untuk menjalankan kesembilan hal tersebut. Selamat mencoba!
20 Mar 2010
22.12 by Khairul Rizki
CUACA tak menentu seperti yang terjadi akhir-akhir ini tak jarang membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Terlebih jika Anda tengah melakukan aktivitas padat sementara badan tidak fit. Berbagai faktor yang paling sering menimbulkan infeksi pada tenggorakan dan hidung yang berakibat munculnya gejala flu seperti hidung mampet, dan kepala terasa pusing.
Flu atau yang biasa disebut pilek, dapat mengambat aktivitas sehari-hari. Daya tahan tubuh seseorang akan melemah. Namun jangan khawatir! Anda bisa memanfaatkan beberapa cara sederhana untuk mengembalikan kebugaran tubuh. Salah satunya adalah memanfaatkan waktu libur secara efektif.
Virus influenza dapat menyerang semua golongan umur. Angka infeksi tertinggi terjadi di kalangan usia anak-anak. Sedangkan angka kematian dan beratnya penyakit terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 65 tahun atau pasien-pasien yang akibat penyakit tertentu menjadi rentan terhadap infeksi apapun.
Faktor Penyebab dan Gejala
Pilek atau yang sering disebut dengan influenza adalah sebuah infeksi virus akut di saluran pernapasan. Terjadi secara epidemik maupun pandemik. Infeksi ini disebabkan oleh beberapa strain virus influenza, yaitu virus influenza A, B, dan C. Masa inkubasi virus ini berlangsung selama 3-10 hari. Hal ini ditandai dengan adanya inflamasi pada mukosa hidung, faring, dan konjungtiva. Kemudian, influenza disertai pula oleh sakit kepala, sakit pada otot, sakit tenggorokan, batuk, demam, menggigil dan lemas.
Menurut dr Eliana spPd dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta, flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan biasanya menyerang bila kondisi ketahanan tubuh kita sedang tidak baik. Terutama pada saat musim hujan. “Biasanya virus ini ditularkan melalui air liur yang sudah terinfeksi,” katanya. Dan cara penularannya bisa dari batuk ataupun bersin dari pasien yang sedang menderita flu.
Masa inkubasi dari penyakit ini sekitar satu hingga empat hari (rata-rata dua hari). Pada orang dewasa, infeksi menyerang sejak satu hari sebelum timbulnya gejala influenza hingga lima hari setelah mulainya penyakit ini. Sedangkan anak-anak dapat menyebarkan virus ini sampai lebih dari sepuluh hari. Ciri khas yang tampak dari penyakit ini berupa gangguan pernafasan yang timbulnya mendadak seperti panas tinggi dan hidung tersumbat. Bagi sebagian orang yang sebelumnya sudah memiliki gangguan paru dan jantung, influenza dapat menimbulkan penyakit radang paru-paru sekunder.
Flu merupakan gejala penyakit yang mempunyai tahapan yaitu tenggorokan, kepala, dan dada. Namun tahapan itu tidaklah berurutan. Bisa saja Anda terkena terlebih dahulu pada bagian kepala atau tenggorokan. “Pada beberapa kasus influenza ditandai dengan kedinginan dan disertai dengan demam tinggi,” katanya. Selain itu biasanya pasien juga akan merasakan sakit pada tenggorokan. Semua gejala tersebut juga diikuti dengan sakit kepala, sakit perut dan suara parau. “Pada beberapa kasus, influenza juga disertai dengan batuk dan mual muntah,” paparnya. Bahkan untuk kasus berat biasanya pasien juga mengalami diare.
Virus influenza secara konstan terus berubah-rubah, maka yang bisa dilakukan hanyalah mengobati gejala-gejala dan mencegah agar tidak terjadi komplikasi. Pemberian vitamin C terbukti dapat mempercepat proses kesembuhan. Bila demam menyertai maka dibutuhkan tambahan makanan unutuk suplai energi dan vitamin B untuk proses metabolisme kalori. Perbaikan terhdap infeksi dibutuhkan vitamin A dan C dan zat besi untuk pembentukan antibodi yang diperlukan tubuh untuk memperkuat daya tahannya.
Diagnosa dan Pengobatan
Diagnosa dilakukan dengan mengenali gejala-gejala dari pasien. “Biasanya gejala yang timbul dari pasien akan kita ketahui,” katanya. Selain itu, ada pula pemeriksaan cairan yang keluar dari hidung dengan pemeriksaan laboratorium. Pengobatan yang paling utama yakni dengan memperbaiki kondisi umum pasien. “Untuk pasien yang mengeluhkan sakit kepala biasanya akan diberikan paracetamol,” sambungnya. Istirahat adalah cara yang paling tepat untuk mengobati penyakit ini. Karena dengan beristirahat kondisi umum pasien bisa semakin membaik. Khususnya bagi Anda yang suka bekerja, sangat dianjurkan untuk menghentikan sementara waktu aktivitas Anda.
Selain itu, perbanyak konsumsi air putih. Jika dalam kondisi normal Anda mengonsumsi 6 hingga 8 gelas sehari maka ketika pilek maka sebaiknya Anda meningkatkan konsumsi air hingga 10 gelas. Air dapat menghanyutkan virus dari tubuh Anda dalam berbagai bentuk seperti keringat dan air seni. Untuk mengatasi sakit tenggorokan bisa juga dengan mengonsumsi tablet antiseptik untuk melegakan tenggorokan.
Perlu diingat, pasien diharap tidak menyentuh makanan yang mengandung gula seperti kue, es krim dan makanan manis lainnya. Kandungan gula dalam darah akan menurunkan daya tahan tubuh Anda terhadap infeksi, justru Anda disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan, sari buah atau jus. Karena minuman yang banyak mengandung vitamin akan mempercepat proses pemulihan tubuh. “Kebanyakan penderita sembuh dalam waktu seminggu,” katanya.
Yang tak kalah pentingnya, masyarakat perlu memperhatikan komposisi obat flu yang diminum agar komponen obat sesuai dengan gejala flu yang dialami. Pemilihan obat haruslah tepat dan jangan sampai salah. Obat flu umumnya merupakan kombinasi dari beberapa zat aktif. Misalnya, kombinasi-kombinasi dari analgesik/antipiretik ditambah nasal dekongestan, analgesik/antipiretik ditambah nasal dekongestan serta anthistamin. Penggunaan obat flu tidak ditujukan untuk jangka lama. Jika gejala flu tidak berkurang atau semakin berat setelah minum obat flu selama tiga hari perlu segera berkonsultasi dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan.
19 Mar 2010
02.56 by Khairul Rizki
CHICAGO - Orang-orang yang merasa kesepian memiliki kecenderungan mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi dihari tua.
Hasil penelitian yang dilakukan tim dari Chicago University menyebutkan, rasa kesepian yang mendera potensial untuk terus meningkatkan tekanan darah dari waktu ke waktu. Dampak tersebut akan nampak jelas saat seseorang menginjak usia diatas 50 tahun.
Kesimpulan ini merupakan hasil studi yang pertamakalinya memperlihatkan adanya keterkaitan langsung antara rasa kesepian dengan hipertensi. Hal ini tidak bisa dianggap remeh, karena seperti kita tahu, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serangan jantung dan stroke.
Dilansir Daily Mail, Jumat (19/3/2010), salah satu peneliti bernama Dr Louise Hawkley menyebutkan, rasa kesepian menjadi faktor risiki pengganggu kesehatan yang unik.
"Kesepian tidak selalu berarti hidup sendiri. Beberapa orang yang menjalani kehidupan sangat sibuk dan memiliki jaringan pertemanan yang baik pun bisa merasakan kesepian. Hal ini memicu risiko kesehatan bagi mereka," kata Louise.
Sebelumnya, ada studi terpisah yang menyimpulkan bahwa orang-orang yang kesepian berisiko dua kali lebih rentan terkena Alzheimer, yaitu penyakit kepikunan yang ditandai penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif.
Louise dan timnya kemudian mengadakan studi terbaru yang melibatkan 229 orang berusia 50 hingga 68 tahun. Peneliti mengikuti perkembangan separuh perjalanan hidup partisipan selama empat tahun untuk mengetahui riwayat hidup mereka.
Hasilnya, diantara mereka yang diketahui merasa kesepian, mengalami peningkatan tekanan darah hingga 14,4 mm. Di Inggris, hipertensi menjangkiti 16 juta warganya dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan risiko terkena serangan jantung dan gagal jantung.
Langganan:
Postingan (Atom)









