24 Mar 2010

MANAJEMEN Rumah Sakit di Indonesia tergolong masih buruk. Perlu adanya metode pencatatan dan pelaporan yang terintegrasi yang bisa memaksimalkan pelayanan pada pasien.
Malapraktik, komplain pasien yang berujung dengan penuntutan dan tingginya biaya perawatan, masih menjadi persoalan yang mendera layanan kesehatan terutama rumah sakit di Tanah Air. Buruknya manajemen pencatatan dan pelaporan ditengarai menjadi salah satu pemicunya.

Padahal, informasi klinis pasien dan perkembangannya setiap waktu sangatlah penting. Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memerintahkan rumah sakit di seluruh dunia teratur mencatat dan melaporkan tolok ukur inti kualitas serta menggunakannya untuk meningkatkan proses dan hasil perawatan terhadap pasien.

“Menganalisis jumlah pasien dan informasi klinis sangat diperlukan banyak rumah sakit untuk memahami kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada pasien,” kata Andy David, Healthcare Industry Principal, SAP Asia Pasifik-Jepang, sebuah penyedia jasa perangkat lunak manajemen layanan kesehatan.

Dalam menganalisis kebutuhan, terang dia, tim rumah sakit perlu mengambil data dari berbagai sistem klinis, administratif, dan keuangan untuk mengumpulkan informasi yang berkualitas. Karena itu, SAP menghadirkan sebuah solusi business intelligence untuk manajemen kualitas di bidang kesehatan.

Solusi dari aplikasi yang dinamakan SAP BusinessObjects ini akan mengoptimalkan proses pengumpulan data dan pelaporan dari seluruh sistem operasi organisasi. Dengan begitu, membantu organisasi tersebut untuk mendapatkan wawasan pada tingkat yang baru untuk mengenali area potensi peningkatan kualitas.

”Persembahan solusi terbaru SAP BusinessObjects bisa membantu mengubah kegiatan pengumpulan data yang terfragmentasi menjadi efektif, otomatis sejalan dengan kegiatan perusahaan.
Pengembangan ini menggunakan model data yang ditanamkan, yang dirancang untuk mendukung ‘wawasan yang dapat ditindaklanjuti’ khusus di bidang kesehatan,” tandas Andy.

Andy menuturkan, model pencatatan ini juga memungkinkan rumah sakit segera memahami tingkat kualitas yang mereka berikan kepada pasien dan potensi penyebab dari berbagai masalah, sekaligus pendekatan terbaik yang dibutuhkan dalam menanggulangi masalah tersebut.

“Dengan solusi ini, organisasi kesehatan dapat mengotomasi pengumpulan data dan menganalisis kualitasnya, meningkatkan keefisiensian serta memungkinkan staf untuk memfokuskan diri pada hal yang paling penting, yaitu memberikan perawatan yang berkualitas tinggi terhadap pasien,” terangnya.

Doktor Kenneth Thean, Vice President Information Technology Parkway  Health, sebuah grup jaringan rumah sakit terkemuka di Singapura yang telah menerapkan solusi bisnis ini, menyatakan SAP BusinessObjects mampu meningkatkan wawasan yang lebih luas dalam kegiatan operasional internalnya.

Dia mengaku, Parkway telah mampu secara cepat dan mudah dalam memahami masalah-masalah yang mungkin terjadi, serta dapat mengambil tindakan yang sesuai sesegera mungkin. “Di tempat kami, menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi merupakan bagian dari misi utama kami. Solusi dari SAP BusinessObjects bisa membantu kami dalam mengetahui ukuran kualitas layanan kami,” imbuhnya.

Thean menuturkan, SAP mampu menciptakan transparansi dalam indikator kinerja kunci, dan hasilnya adalah panel kontrol intuitif yang bisa menghasilkan keputusan yang cepat. Selama ini, departemen peningkatan kualitas dalam organisasi kesehatan sering kali terdiri atas tim kecil yang bekerja secara turun-temurun yang ketinggalan zaman.

Secara garis besar, penawaran yang dikonfigurasi serta terintegrasi dari SAP BusinessObjects ini menarik data seperti informasi perawatan pasien, informasi administrasi, serta informasi keuangan dari berbagai sistem back-end lama yang terdapat dalam seluruh bagian organisasi kesehatan tersebut.

Sistem ini kemudian menggabungkan dan meringkas tolok ukur inti berdasarkan data tersebut, dan membuat laporan standar sesuai dengan permintaan untuk memberikan penyajian terpadu dari organisasi secara keseluruhan.

Dengan tingkat kemudahan untuk melihat yang baru ini, para administrator rumah sakit dapat memahami dan dengan cepat menangani akar penyebab ketidakefisienan, meningkatkan perawatan dan keselamatan pasien, serta melaporkan tolok ukur kepada badan pemerintahan dengan tingkat keakuratan dan kecepatan yang lebih tinggi.
GIGI sehat mampu mendongkrak penampilan. Pasalnya, senyuman indah erat kaitannya dengan gigi sehat, putih, berderet rapi, dan kuat.

Membersihkan gigi secara rutin dan memeriksakan kesehatan gigi, serta membatasi makanan yang mengandung gula berlebih merupakan salah satu cara yang wajib Anda lakukan. Namun tak hanya itu saja, makanan yang Anda makan pun berpengaruh pada kesehatan gigi Anda.

Jika Anda ingin memiliki gigi sehat, ada beberapa daftar makanan yang harus Anda hindari dan yang boleh Anda konsumsi. Berikut ulasan singkat dari Carefair:

Daftar makanan yang wajib Anda hindari adalah permen
Permen menempati posisi puncak makanan yang harus Anda hindari. Beberapa jenis permen tertentu memberikan efek lebih buruk pada gigi. Mengemut permen dengan kuat atau mengunyah permen manis sepanjang sore hari merupakan hal terburuk yang pernah Anda lakukan karena bisa merusak gigi. Kandungan gula dari permen tersebut akan tetap menempel pada gigi dalam durasi waktu yang cukup lama, dan ini tentu saja menjadi penyebab utama kerusakan gigi.

Oleh karena itu, Anda bisa mengganti permen dengan sepotong keju atau sepotong permen karet bebas gula. Keju yang kaya akan kalsium juga merupakan salah satu kandungan yang dibutuhkan oleh gigi dan gusi, serta dapat meningkatkan air liur dalam mulut Anda untuk menetralkan asam yang tertinggal dari makanan manis yang Anda makan.

Makanan yang patut Anda konsumsi
Makan sehat pun bisa berkontribusi pada senyuman indah Anda. Makanan yang mengandung antioksidan juga berperan memperkuat gusi gigi tetap sehat dan mencegah berkumpulnya plak pada gigi. Vitamin C, coenzim Q10 dan flavanoids merupakan kandungan yang baik untuk sebuah senyum sehat karena mereka berfungsi melindungi gusi dari kerusakan.

Senyum Anda merupakan aset paling penting. Anda bisa menjaganya dengan memilih makanan yang tepat, dan Anda akan terlihat lebih mengesankan dengan gigi sehat dan senyum yang lebih indah. Miliki deretan gigi indah bak mutiara sekarang juga.

22 Mar 2010

DR William James, Father of America psychology mengatakan, We can alter our lives by altering our altitudes (Manusia dapat mengubah sikap dan cara berpikirnya). Orang yang terbiasa berpikir positif selalu menemukan solusi-solusi cerdas. Sebab pikiran yang positif dapat bekerja secara sederhana, mencari ide dan segala kemungkinan untuk berhasil.

Berikut ini adalah 10 sikap positif di saat sulit, di mana langkah-langkah ini merupakan upaya menyikapi kegagalan ataupun permasalahan yang sedang kita hadapi. Yakinlah bahwa di balik sulitnya perjuangan menuju segala hal positif itu ada hikmahnya. Berikut hikmah yang bisa diambil:

Positif merupakan pilihan

Dalam hidup ada kesuksesan, ada bahagia-duka dan ada kesuksesan-kegagalan. Ini merupakan hukum alam. Tapi apapun yang menimpa kita pada saat ini, merupakan efek dari apa yang telah kita pilih dan lakukan di masa lalu. Begitupun sikap positif adalah pilihan dan bukan warisan yang serta merta bisa dimiliki oleh setiap orang tanpa melalui proses perenungan dan usaha keras. Ingat bahwa Anda akan menjadi apa yang Anda pikirkan.

Yakin mencapai tujuan

Keyakinan merupakan pondasi. Keyakinan akan melahirkan kekuatan yang berlipat ganda untuk melakukan tindakan konkrit sebagai wujud dari sebuah proses panjang kesuksesan. Ketika kita mempunyai sebuah mimpi, kemudian kita membuat sebuah perencanaan dan akhirnya kita melakukan sebuah tindakan. Namun tindakan itu akan tidak maksimal bila tidak disertai dengan keyakinan akan sebuah kesuksesan.

Perubahan tidak dapat dihindari

Seorang filsuf Yunani berkata bahwa tak ada yang abadi di dunia ini. Segalanya berubah dan akan selalu berubah. Bisa disimpulkan bahwa perubahan itu sendirilah yang abadi. Tak dapat ditawar-tawar lagi. Jika ilmu yang kita miliki hanya itu-itu saja maka kita sendiri yang akan tergilas dan pada akhirnya kalah bersaing dengan mereka yang selalu kreatif dan inovatif. Karena itu, mulailah perubahan untuk menjadi yang terbaik.

Kegagalan tidak sama dengan kehilangan

Gagal bukanlah akhir dari segalanya walau ia rasanya tidak enak, sakit, pahit dan malu. Tanyakan pada orang-orang sukses, apakah mereka pernah gagal dalam memperjuangkan apa yang diinginkan dalam hidupnya? Tentu jawabannya pernah. Mereka pasti belajar dari kegagalan, memahami dan manganalisa kesalahan apa sebenarnya yang telah membuatnya gagal. Dari sana mereka mencari cara untuk memperbaiki kesalahan tadi dan berusaha untuk menemukan formula yang lebih efektif guna mencapai kesuksesan.

Optimis

Belajar untuk selalu berterimakasih adalah hal bijak. Selalu berterimakasih lah pada saat kita letih dan lelah karena itu tandanya kita telah melakukan sebuah perbedaan. Saat kita terpuruk, hendaknya kita mampu untuk bercermin. Dengan bercermin kita akan tahu di mana letak kekurangan dan kelebihan kita. Namun hendaknya kita juga fokus pada kelebihan kita, sehingga kita optimis dan segera bangkit dari keterpurukan.

Tenang dalam berpikir

Santai, tenang, dan berfikir adalah ciri-ciri orang yang bekerja keras dengan cerdas, penuh strategi dan tepat sasaran. Mulailah dengan langkah-langkah kecil tanpa melupakan tujuan utama.

Praktikkan reaksi yang positif

Di dalam diri manusia terdapat perbedaan yang sangat tipis. Dan perbedaan itu adalah sikap. Namun perbedaan itu akan menjadi besar dan jelas ketika sikap tersebut menjadi positif atau negatif. Saat kita mempraktikkan reaksi yang positif maka segalanya akan menjadi positif atau negatif. Saat kita mempraktikkan reaksi yang positif maka segalanya akan menjadi lebih mudah. Justru ketika kita mempraktikkan reaksi yang negatif. Maka sesungguhnya kitalah yang bermasalah. Kalau nasi sudah menjadi bubur, maka fokuslah untuk mencari ayam, daun bawang dll. Sehingga tersaji bubur ayam yang enak dan lezat. Bukankah ini lebih menyenangkan?

Tak ada yang tak mungkin

Saat kita sudah bisa lebih tenang dan selalu positif dalam menghadapi segala bentuk situasi maka tidak ada yang tidak mungkin. Anda akan menjadi apa yang Anda pikirkan. Tidak ada tindakan yang positif itu merugi, akan ada hikmah di pengujung waktu. Tujuan bukan utama, yang utama adalah prosesnya. Ketika kita berproses dengan benar, dengan hati yang tulus dan penuh ketekunan, maka kesuksesan akan datang. Sukses itu berkaitan dengan proses. Dan proses berkaitan dengan waktu. Maka yakinlah bahwa Anda akan sukses. Karena sukses adalah hak setiap orang.

Mulai dari langkah kecil

Jangan pernah takut untuk bermimpi karena hari tak selamanya malam. Ada pagi hari untuk mengawali langkah-langkah kecil. Siang hari untuk melakukan hal besar. Dan sore hari untuk mengevaluasi diri. Sukses adalah pilihan. Diawali dengan sebuah impian, kemudian kita membuat perencanaan dan setelah itu kita melakukan sebuah tindakan sebagai wujud dari sebuah proses yang benar.

Komitmen

Jika Anda telah melakukan sembilan hal di atas, langkah berikutnya adalah komitmen yang harus dijaga untuk menjalankan kesembilan hal tersebut. Selamat mencoba!

20 Mar 2010

CUACA tak menentu seperti yang terjadi akhir-akhir ini tak jarang membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Terlebih jika Anda tengah melakukan aktivitas padat sementara badan tidak fit. Berbagai faktor yang paling sering menimbulkan infeksi pada tenggorakan dan hidung yang berakibat munculnya gejala flu seperti hidung mampet, dan kepala terasa pusing.

Flu atau yang biasa disebut pilek, dapat mengambat aktivitas sehari-hari. Daya tahan tubuh seseorang akan melemah. Namun jangan khawatir! Anda bisa memanfaatkan beberapa cara sederhana untuk mengembalikan kebugaran tubuh. Salah satunya adalah memanfaatkan waktu libur secara efektif.

Virus influenza dapat menyerang semua golongan umur. Angka infeksi tertinggi terjadi di kalangan usia anak-anak. Sedangkan angka kematian dan beratnya penyakit terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 65 tahun atau pasien-pasien yang akibat penyakit tertentu menjadi rentan terhadap infeksi apapun.

Faktor Penyebab dan Gejala

Pilek atau yang sering disebut dengan influenza adalah sebuah infeksi virus akut di saluran pernapasan. Terjadi secara epidemik maupun pandemik. Infeksi ini disebabkan oleh beberapa strain virus influenza, yaitu virus influenza A, B, dan C. Masa inkubasi virus ini berlangsung selama 3-10 hari. Hal ini ditandai dengan adanya inflamasi pada mukosa hidung, faring, dan konjungtiva. Kemudian, influenza disertai pula oleh sakit kepala, sakit pada otot, sakit tenggorokan, batuk, demam, menggigil dan lemas.

Menurut dr Eliana spPd dari Rumah Sakit Mitra Kemayoran Jakarta, flu adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan biasanya menyerang bila kondisi ketahanan tubuh kita sedang tidak baik. Terutama pada saat musim hujan. “Biasanya virus ini ditularkan melalui air liur yang sudah terinfeksi,” katanya. Dan cara penularannya bisa dari batuk ataupun bersin dari pasien yang sedang menderita flu.

Masa inkubasi dari penyakit ini sekitar satu hingga empat hari (rata-rata dua hari). Pada orang dewasa, infeksi menyerang sejak satu hari sebelum timbulnya gejala influenza hingga lima hari setelah mulainya penyakit ini. Sedangkan anak-anak dapat menyebarkan virus ini sampai lebih dari sepuluh hari. Ciri khas yang tampak dari penyakit ini berupa gangguan pernafasan yang timbulnya mendadak seperti panas tinggi dan hidung tersumbat. Bagi sebagian orang yang sebelumnya sudah memiliki gangguan paru dan jantung, influenza dapat menimbulkan penyakit radang paru-paru sekunder.

Flu merupakan gejala penyakit yang mempunyai tahapan yaitu tenggorokan, kepala, dan dada. Namun tahapan itu tidaklah berurutan. Bisa saja Anda terkena terlebih dahulu pada bagian kepala atau tenggorokan. “Pada beberapa kasus influenza ditandai dengan kedinginan dan disertai dengan demam tinggi,” katanya. Selain itu biasanya pasien juga akan merasakan sakit pada tenggorokan. Semua gejala tersebut juga diikuti dengan sakit kepala, sakit perut dan suara parau. “Pada beberapa kasus, influenza juga disertai dengan batuk dan mual muntah,” paparnya. Bahkan untuk kasus berat biasanya pasien juga mengalami diare.

Virus influenza secara konstan terus berubah-rubah, maka yang bisa dilakukan hanyalah mengobati gejala-gejala dan mencegah agar tidak terjadi komplikasi. Pemberian vitamin C terbukti dapat mempercepat proses kesembuhan. Bila demam menyertai maka dibutuhkan tambahan makanan unutuk suplai energi dan vitamin B untuk proses metabolisme kalori. Perbaikan terhdap infeksi dibutuhkan vitamin A dan C dan zat besi untuk pembentukan antibodi yang diperlukan tubuh untuk memperkuat daya tahannya.

Diagnosa dan Pengobatan

Diagnosa dilakukan dengan mengenali gejala-gejala dari pasien. “Biasanya gejala yang timbul dari pasien akan kita ketahui,” katanya. Selain itu, ada pula pemeriksaan cairan yang keluar dari hidung dengan pemeriksaan laboratorium. Pengobatan yang paling utama yakni dengan memperbaiki kondisi umum pasien. “Untuk pasien yang mengeluhkan sakit kepala biasanya akan diberikan paracetamol,” sambungnya. Istirahat adalah cara yang paling tepat untuk mengobati penyakit ini. Karena dengan beristirahat kondisi umum pasien bisa semakin membaik. Khususnya bagi Anda yang suka bekerja, sangat dianjurkan untuk menghentikan sementara waktu aktivitas Anda.

Selain itu, perbanyak konsumsi air putih. Jika dalam kondisi normal Anda mengonsumsi 6 hingga 8 gelas sehari maka ketika pilek maka sebaiknya Anda meningkatkan konsumsi air hingga 10 gelas. Air dapat menghanyutkan virus dari tubuh Anda dalam berbagai bentuk seperti keringat dan air seni. Untuk mengatasi sakit tenggorokan bisa juga dengan mengonsumsi tablet antiseptik untuk melegakan tenggorokan.

Perlu diingat, pasien diharap tidak menyentuh makanan yang mengandung gula seperti kue, es krim dan makanan manis lainnya. Kandungan gula dalam darah akan menurunkan daya tahan tubuh Anda terhadap infeksi, justru Anda disarankan untuk mengkonsumsi buah-buahan, sari buah atau jus. Karena minuman yang banyak mengandung vitamin akan mempercepat proses pemulihan tubuh. “Kebanyakan penderita sembuh dalam waktu seminggu,” katanya.

Yang tak kalah pentingnya, masyarakat perlu memperhatikan komposisi obat flu yang diminum agar komponen obat sesuai dengan gejala flu yang dialami. Pemilihan obat haruslah tepat dan jangan sampai salah. Obat flu umumnya merupakan kombinasi dari beberapa zat aktif. Misalnya, kombinasi-kombinasi dari analgesik/antipiretik ditambah nasal dekongestan, analgesik/antipiretik ditambah nasal dekongestan serta anthistamin. Penggunaan obat flu tidak ditujukan untuk jangka lama. Jika gejala flu tidak berkurang atau semakin berat setelah minum obat flu selama tiga hari perlu segera berkonsultasi dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan.

19 Mar 2010

CHICAGO - Orang-orang yang merasa kesepian memiliki kecenderungan mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi dihari tua.

Hasil penelitian yang dilakukan tim dari Chicago University menyebutkan, rasa kesepian yang mendera potensial untuk terus meningkatkan tekanan darah dari waktu ke waktu. Dampak tersebut akan nampak jelas saat seseorang menginjak usia diatas 50 tahun.

Kesimpulan ini merupakan hasil studi yang pertamakalinya memperlihatkan adanya keterkaitan langsung antara rasa kesepian dengan hipertensi. Hal ini tidak bisa dianggap remeh, karena seperti kita tahu, hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit serangan jantung dan stroke.

Dilansir Daily Mail, Jumat (19/3/2010), salah satu peneliti bernama Dr Louise Hawkley menyebutkan, rasa kesepian menjadi faktor risiki pengganggu kesehatan yang unik.

"Kesepian tidak selalu berarti hidup sendiri. Beberapa orang yang menjalani kehidupan sangat sibuk dan memiliki jaringan pertemanan yang baik pun bisa merasakan kesepian. Hal ini memicu risiko kesehatan bagi mereka," kata Louise.

Sebelumnya, ada studi terpisah yang menyimpulkan bahwa orang-orang yang kesepian berisiko dua kali lebih rentan terkena Alzheimer, yaitu penyakit kepikunan yang ditandai penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif.

Louise dan timnya kemudian mengadakan studi terbaru yang melibatkan 229 orang berusia 50 hingga 68 tahun. Peneliti mengikuti perkembangan separuh perjalanan hidup partisipan selama empat tahun untuk mengetahui riwayat hidup mereka.

Hasilnya, diantara mereka yang diketahui merasa kesepian, mengalami peningkatan tekanan darah hingga 14,4 mm. Di Inggris, hipertensi menjangkiti 16 juta warganya dan memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan risiko terkena serangan jantung dan gagal jantung.

17 Mar 2010

YOU are what you eat, apa yang dimakan ternyata mencerminkan diri seseorang. Lebih jauh lagi, pola makan pun juga menentukan kesehatan seseorang.

Pola makan adalah perilaku manusia dalam pemenuhan kebutuhannya akan makanan yang meliputi sikap, kepercayaan, jenis makanan, frekuensi, cara pengolahan, dan pemilihan makanan. Jika pola makan sehat, maka pencernaan pun pasti sehat, sehingga risiko Anda terkena kanker kolorektal semakin kecil.

Kanker usus besar (kolon) dan daerah antara usus besar dan anus (rektum) memiliki banyak persamaan, dan sering kali secara bersama-sama disebut kanker kolorektal. Usus besar dan rektum adalah bagian dari sistem pencernaan yang memproses makanan yang kita makan dan membuang sisa makanan dari tubuh. Kanker kolorektal adalah kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau rektum.

Kebanyakan kanker usus besar berawal dari pertumbuhan sel yang tidak ganas atau disebut adenoma, yang pada awalnya membentuk polip. Polip dapat diangkat dengan mudah namun sering kali adenoma tidak menampakkan gejala apapun, sehingga tidak terdeteksi dalam waktu yang relatif lama dan pada kondisi tertentu berpotensi menjadi kanker yang dapat terjadi pada semua bagian dari usus besar. Kanker kolorektal ini dapat menyebar keluar jaringan usus besar dan ke bagian tubuh lainnya. Dan di Indonesia sendiri, kini kanker kolorektal mengalami peningkatan yang cukup pesat.

“Dari sel normal sampai menjadi kanker membutuhkan waktu cukup lama, sekirA 5 sampai 20 tahun. Di negara maju, jumlah penderita kanker kolorektal di bawah usia 40 tahun sebesar 30 persen, sedangkan untuk di Indonesia, lebih dari 30 persen,” ujar DR dr Aru Wisaksono Sudono SpPD KHOM, ahli kanker terkemuka di Indonesia dalam acara media workshop Kanker Kolorektal yang diadakan oleh Yayasan Kanker Indonesia di Jakarta, Rabu (17/3/2010).

Menurut data WHO, diperkirakan 700.000 orang meninggal karena kanker kolorektal setiap tahun. Ini berarti sekira 2.000 orang meninggal setiap hari. Kanker kolorektal merupakan satu-satunya kanker yang dapat menyerang pria maupun wanita dengan perkiraan frekuensi yang hampir sama (dari jumlah total penderita kanker pada pria, 9,5 persen terkena kanker kolorektal sedangkan pada wanita mencapai 9,3 persen dari jumlah total penderita kanker), dan perkiraan kasus baru di dunia sebanyak 401.000 pada pria per tahun dan 381.000 pada wanita. Jumlah kasus baru di dunia cenderung meningkat secara cepat sejak tahun 1975.

Di Eropa dan Amerika tahun 2004, kanker kolorektal menempati urutan kedua sebagai kanker yang paling sering terjadi pada pria dan wanita, dan juga merupakan penyebab kematian nomor dua. Pada tahun 2002, terdapat lebih dari satu juta kasus kanker kolorektal baru yang menempatkan kanker ini pada urutan ketiga jenis kanker yang paling sering terjadi di dunia.

Kanker kolorektal secara predominan terjadi pada kelompok usia di atas 50 tahun, meski demikian juga dapat menyerang kelompok usia di bawah 40 tahun dengan insiden yang bervariasi. Di Amerika dan Eropa 2-8 persen kanker kolorektal terjadi pada usia di bawah 40 tahun. Di Indonesia, sesuai data dari bagian Patologi Anatomi FKUI tahun 2003-2007, jumlah pasien kanker kolorektal di bawah usia 40 tahun mencapai 28,17 persen.

Penyebab pasti kanker kolorektal masih belum diketahui, tapi dr Aru menyebut kemungkinan besar disebabkan oleh kebiasaan makan yang salah (asupan makanan yang tinggi lemak dan protein, rendah serat), kebiasaan mengonsumsi daging merah, dan kurang konsumsi buah-buahan sayuran, dan ikan.

“Penyebab utama terkena kanker kolorektal adalah makanan. Namun di Indonesia, penderitanya ditambah dengan infeksi,” kata dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Kehidupan di kota besar yang membuat banyak orang sulit menyesuaikan gaya hidup sehat, juga menjadi penyebab terjadinya kanker kolorektal. Kurang berolahraga, sering mengonsumsi makanan cepat saji yang tidak mengandung serat, memiliki bobot tubuh berlebih (obesitas), dan kebiasaan merokok menjadi pemicu, mengapa kanker jenis ini kini banyak menjangkit usia muda.

“Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang paling dipengaruhi oleh lingkungan dan gaya hidup. Kanker yang terjadi di usia muda amat ganas, dan susah untuk diobati,” ungkap dr Aru.

Kendati demikian, bukan berarti penderita kanker di usia muda tak dapat diobati. Lewat deteksi dini dan skrining, maka harapan untuk menekan laju peningkatan kanker kolorektal di Indonesia dapat diperkecil.

“Untuk menjadi kanker, sel membutuhkan waktu 5 sampai 20 tahun. Kanker dapat dicegah dan ditemukan secara dini. Dan dengan mengatur pola makan, bisa mengurangi risiko kanker kolorektal sebesar 25 sampai 30 persen,” jelas dokter yang menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia ini.

Pendarahan pada usus besar, ditandai dengan ditemukannya darah pada feses saat buang air besar, dan perubahan kebiasaan buang air besar meliputi frekwensi dan konsistensi buang air besar (diare atau sembelit) tanpa sebab yang jelas -berlangsung lebih dari enam minggu- merupakan gejala Anda terjangkit kanker kolorektal. Gejala kanker kolorektal lainnya juga bisa Anda deteksi sendiri. Bila Anda mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, sering merasa sakit di perut atau bagian belakang, dan perut masih terasa penuh meskipun sudah buang air besar, bisa jadi Anda positif terjangkit kanker kolorektal.

“Tidak boleh ada darah pada tinja kita, bila ada darah berarti bel alarm berbunyi. Segera periksa ke dokter,” tukas dr Aru.

12 Mar 2010

BELAKANGAN ini beredar beberapa rumor bahwa mi instan bisa berbahaya bagi kesehatan. Rumor yang cukup mengganggu adalah bahwa mi instan bisa memicu terjadinya kanker. Dan karena itu, mi instan tidak boleh dimasak bersama bumbunya. Pemanasan di atas 120 derajat Celsius berpotensi menjadi karsinogen pembawa kanker.

Benarkah demikian? Ternyata tidak. Demikian kata Prof Dr FG Winarno, ahli pangan dan Ketua Dewan Pakar PIPIMM (Pusat Informasi Produk Industri Makanan dan Minuman). "Mi instan kering merupakan produk setengah matang. Disebut instan karena sangat cepat disajikan setelah dipanaskan pada suhu air mendidih. Biasanya kurang lebih 100 derajat Celsius dalam waktu kurang dari 5 menit. Jadi, suhunya bukan 120 derajat Celsius, di mana suhu tersebut baru dapat dicapai bila menggunakan pressure cooker atau retort untuk strelisasi dalam proses pengalengan pangan," terangnya.

Rumor lain yang tak kalah mengganggu adalah bahwa mi instan menggunakan lilin supaya awet dan tidak lengket setelah dipanaskan. Rumor ini pun tidak benar. "Teknologi produksi mi instan tidak pernah menggunakan lilin. Mi instan awet dan tahan simpan karena proses pembuatannya, antara lain dengan cara penggorengan atau deep frying yang membuat kadar air mi instan menjadi sangat rendah (sekitar 5 persen), sehingga tidak memungkinkan bakteri pembusuk hidup dan berkembang biak. Karena kadar air yang sangat rendah tersebut, mi instan bersifat sangat awet. Karena proses deep frying tersebut menggunakan minyak goreng, tidaklah aneh kalau sewaktu memasak mi instan terlihat berminyak. Tapi tidak mengandung lilin karena lilin adalah senyawa inert untuk melindungi makanan agar tidak basah dan cepat membusuk. Dan itu terdapat pada makanan seperti apel dan kubis," sambungnya.

Styrofoam yang digunakan pada mi instan cup pun dianggap berbahaya bagi tubuh. Tapi anggapan itu salah. Styrofoam terbukti aman karena telah melewati standar BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Cup yang dipakai mi instan adalah styrofoam (expandable polysteren) khusus untuk makanan (food grade) dan bisa menyerap panas. Itulah mengapa setelah diseduh dengan air panas, kita masih bisa memegang cup mi karena tidak panas.

Karena proses pressing-nya memenuhi standar, molekul styrofoam tidak larut atau rontok bersama mi instan yang diseduh dengan air panas. Jadi, jika mi instan menempel pada cup-nya ketika diseduh dengan air panas, itu semata-mata disebabkan oleh tingginya kadar minyak dalam mi, yaitu sekitar 20 persen.

Desain yang dibuat untuk mi instan pun berbeda, yaitu dengan menambahkan gerigi di bagian atas cup sehingga tak langsung panas di tangan. Selain itu, expandable polysteren yang digunakan mi instan cup telah melewati penelitian BPOM dan Japan Environment Agency, sehingga memenuhi syarat untuk mengemas produk pangan.

Memasak mi instan juga tak perlu menggunakan metode dua air terpisah karena air rebusan mi pertama justru mengandung betakaroten yang tinggi. Semua vitamin, mulai dari minyak dan bumbu yang larut dalam air, terdapat dalam air rebusan pertama ketika memasak mi. Jika air rebusan tadi diganti dengan air matang baru, justru vitaminnya hilang. Selain itu, minyaklah yang membuat mi atau makanan lain lebih enak. Jadi, air rebusan pertama tidak perlu dibuang. Dan kandungan betakaroten juga tocoferol dalam minyak sangat memenuhi kebutuhan gizi.

Bahkan MSG yang dianggap sebagai makanan yang berbahaya bagi kesehatan sebenarnya tak lebih dari sekadar paduan air, sodium, dan glutamate. Glutamate alami banyak ditemukan dalam bahan makanan hasil fermentasi, seperti kecap, tauco, keju, tomat, susu, ikan dan jamur. MSG telah digunakan ribuan tahun lalu oleh masyarakat Asia Timur sebagai penambah rasa makanan.

Lembaga pengawas kesehatan, seperti Depkes maupun WHO atao Codex, telah menyatakan bahwa MSG merupakan jenis bahan tambahan makanan yang tidak dilarang penggunaannya dalam industri pangan (sepanjang tidak melampaui batas aman yang distandarkan). "Mi instan menggunakan bahan pengawet. Dalam proses pembuatannya, mi instan mi instan menggunakan metode khusus agar lebih awet, namun sama sekali tidak berbahaya. Seperti yang telah dijelaskan di atas, salah satu cara pengawetan mi instan adalah dengan deep frying yang bisa menekan rendah kadar air sekitar 5 persen. Metode lain adalah hot air drying (pengeringan dengan udara panas). Inilah yang membuat mi instan bisa awet hingga 6 bulan, asalkan kemasannya terlindung secara sempurna," tambah Prof Dr FG Winarno.

Kadar air yang sangat minim tidak memungkinkan bakteri pembusuk hidup apalagi berkembang biak. Malah mi instan tidak beraroma tengik serta tidak menggumpal basah. Untuk memastikan apakah mi instan layak dikonsumsi atau tidak adalah memperhatikan dengan seksama tanggal kadaluarsanya.

Muncul juga rumor bahwa mi instan bisa menyebabkan usus lengket dan bocor. Rumor ini pun dipatahkan oleh Prof Dr FG Winarno. "Untuk menentukan suatu penyakit seseorang bukan suatu hal yang sederhana, tetapi diperlukan kajian yang ilmiah dan mendalam. Dalam hal ini, tentu saja tidak cukup orang awam yang menyimpulkan. Bahkan sering diperlukan beberapa orang ahli dan masih harus didukung analisis laboratorium yang cukup kompleks dan canggih," tandasnya.

Rumor lain yang juga cukup mengganggu adalah bahwa mi instan mengandung sedikit serat, tapi kadar karbohidratnya tinggi, sehingga bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Sebenarnya kandungan mi instan beragam, tak hanya karbohidrat. Ada juga kadar protein yang tinggi dan vitamin-vitamin.

Pada dasarnya tak ada satu jenis makanan di dunia ini yang dapat memenuhi kebutuhan gizi bagi tubuh, kecuali ASI untuk bayi di bawah 6 bulan. Oleh karena itu, setiap makanan yang dikonsumsi manusia harus dilengkapi kandungan lain. Mineral 37 jenis dalam satu makanan agar zat gizi di dalamnya saling melengkapi kebutuhan manusia.

Mi instan sendiri mengandung protein, lemak, vitamin A, C, B1, B6, B12, niasin, folat, pantotenat, dan mineral besi. Mi instan pun telah dilengkapi dengan sayuran seperti wortel. Namun jumlahnya memang tak sebanyak yang diperlukan. Jadi, harus dilengkapi dengan makanan lain. Itulah yang tertera pada saran penyajian. Jika ingin makan mi instan dan mendapat asupan gizi, tambahan telur, sayur, atau daging sehingga mi instan bisa memenuhi kebutuhan nutrisi. Lalu minum jus buah tanpa gula, sehingga sumbangan fruktosa bagi tubuh terpenuhi.